Saturday, 18 February 2017

One simple mistake!

Why a person find itself losing all hopes and dreams was caused by ONE simple mistake. Its mindset!

They who always think it is about them will lose all their hopes & dreams. 

I want like, I cannot if, I need to feel, I want he/she looks like, I must able to, I will not happy with such, I can do this.... I and I and I..... well, it is a BIG mistake.

Life on earth is not about YOU. Not even a little bit. Its about what God wants.

Including He wants to saves you from your sin by incarnate as Jesus Christ and sacrifice Himself to brutally Crucified at Calvary. Thats not your decision, thats not even what we want at first.  Its all about GOD.

Starting from the moment you understand this and GIVE UP, then you will see new hopes and new dreams which are way much better, it becomes real and happening to you.

Remember, it is not about me, its about GOD.

Our Lord of God Jesus Christ once says:

"Remain in me, and I in you. As the branch can’t bear fruit by itself unless it remains in the vine, so neither can you, unless you remain in me."

"I am the vine. You are the branches."

"He who remains in me and I in him bears much fruit, for apart from me you can do nothing."

(Bible: John 15:4-5)

The Apostle Paul writes:

"yet to us there is one God, the Father, of whom are all things, and we for him; and one Lord, Jesus Christ, through whom are all things, and we live through him."

(Bible: 1 Corinthians 8:6)

"For of him, and through him, and to him are all things. To him be the glory for ever! Amen."

(Bible: Romans 11:36)

Amen. God bless you.

Sunday, 9 October 2016

YESUS DALAM FILM BEN HUR 2016


"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, ..... manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir." (Pengkhotbah 3:11).

Satu yang menarik dalam film Ben Hur yang lagi tayang di bioskop-bioskop saat ini. Yaitu penampilan figur Yesus yang hanya 5 kali muncul (karena kisah Ben Hur terjadi di zaman Yesus).

Penampilan 1 ketika Yesus masih bekerja sebagai tukang kayu, orang biasa tetapi menebar pemahaman kasih. Judah Ben Hur sempat berdiskusi dan tak menganggap Yesus sama sekali. Tetapi kemudian Esther isteri Judah menjadi pengikut ajaran Yesus.

Penampilan 2 ketika Judah Ben Hur ditangkap Romawi dan dipasung menuju kapal budak, dia terjatuh dan Yesus datang memberikan dia minum, ajaibnya seluruh pasukan Romawi terpaku saat itu. Lalu Yesus berkata pada Judah sebuah nubuatan, kuatkanlah dirimu, kau pun akan berbuat yang sama kepada-Ku.

Penampilan 3 ketika Yesus mulai pelayanan-Nya dan melindungi seorang penyakit kusta yang dilempari rakyat. Saat itu Yesus bicara tentang kasih, sementara Pontius Pilatus dan Messala (saudara tiri Judah Ben Hur yang menjadi tokoh antagonis) lewat, Pilatus berkata Yesus lebih berbahaya dari pemberontak Zelot karena ajaran-Nya tentang kasih yang mendamaikan dan mempersatukan.

Penampilan ke 4 ketika Yesus diarak-arak melewati Yerusalem untuk disalibkan di bukit Golgota, saat itu Judah Ben Hur telah memenangkan pertarungan di arena balapan dan kembali terhormat, itu sudah lebih dari 5 tahun kemudian. Dia melihat Yesus terjatuh memikul salib, bermahkota duri, dan tubuh penuh luka, lalu cepat-cepat dia mengambil air untuk memberi Yesus minum (tepat seperti perkataan Yesus saat memberi Judah minum dulu). Saat itu tentara Romawi mencambuk Judah melarang memberi minum. Judah ingin melawan tetapi Yesus menahannya dengan berkata, "Judah jangan, nyawaku Kuberikan atas kehendak-Ku."

Penampilan ke 5 ketika Yesus disalib dan berkata   "Bapa ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat", lalu Yesus mati, langit berubah kelam dan terjadi badai serta hujan deras turun membasahi negeri gersang itu. Saat itu Judah Ben Hur tersentuh hatinya dan menyadari bahwa dia telah menjadi jahat dalam kebencian. Judah Ben Hur sadar. Saat yang sama, yaitu saat badai hujan itu, ibu dan adik Judah yang disekap dan menderita kusta, menerima mujizat kesembuhan. Lalu Judah Ben Hur pergi menemui Messala saudara tirinya yang sudah puntung kakinya akibat terlindas kereta dalam arena melawan Judah, lalu Judah merangkul saudaranya itu dengan kasih dan mereka saling mengampuni. Lalu mereka semua, Judah dan isterinya Esther, Messala, ibunya dan adiknya Judah,  kemudian disatukan kembali seperti keluarga sediakala (walau Messala sekarang buntung kaki).

Yang menarik bagi saya selain film perseteruan Messala dan Judah serta Romawi dan Yahudi, adalah sepenggal kehadiran Yesus dalam cerita ini.

Saya jadi mengerti, bagaimana seorang Yesus yang seperti manusia biasa, bukan bangsawan, seorang pekerja tukang kayu, kemudian dibagian terakhir menjadi begitu besar pengaruhnya. Bagi Judah dan seluruh keluarganya. 

Bukan hanya itu, bahkan sampai saat ini, Yesus Kristus adalah tokoh sejarah paling besar dan paling banyak pengaruhnya bagi umat manusia. Seorang biasa saja digambarkan pada awal film Ben Hur, namun seorang luar biasa yang mengunci seluruh aspek kehidupan Judah Ben Hur dalam film itu. Walaupun ini hanya film, tapi saya mengerti betapa beratnya Allah menyatakan diri-Nya dalam pribadi Yesus. Dan betapa besarnya Allah yang memastikan bahwa kehadiran-Nya nyata dan terbukti, bahwa Yesus Kristus adalah Mesias, yaitu Imanuel, Allah hadir bagi manusia benar-benar nyata.

Kadang hidup kita seperti film ini. Kita merasa kita melakukan semuanya sendiri. Tetapi sebenarnya tidak. Sejak awal, pertengahan dan akhirnya, Tuhan ada di sana. Ya Tuhan Yesus ada di situ. Tak semua orang sadar dan melihat kehadiran Dia. Ataupun mungkin mereka melihat juga tapi tak memperdulikan panggilan-Nya, baik karena ego, benci atau takut gunjingan orang.

Tetapi bagi mereka yang menerima-Nya, maka mereka menjadi ciptaan baru, anak-anak Allah, pembawa kasih dan damai yang sejati. Amin.

2 Korintus 5:17  Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Yohanes 1:12  Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

-md, sebuah renungan dari film Ben Hur.

Sunday, 14 August 2016

Yang punya koq dilarang?

Hari ini di gereja ada baptisan anak kecil, satu anak laki-laki dan satu anak perempuan, keduanya balita. Penulis sangat senang melihat baptisan anak  dan menunggu reaksi anak-anak saat air ditumpangkan di kepala mereka, melihat keluguan dan apa yang akan terjadi saat air itu tiba-tiba membasahi kepala mereka. Bagaimana wajah mereka melihat seorang asing yang tiba-tiba menaruh tangan basah itu di kepala mereka. Hahaha kadang sangat lucu dan menggemaskan.

Anak perempuan itu sedikit bingung dan nangis,  yang laki-laki santai aja tapi sambil rapihkan jambul ala "Beckham" nya setiap kali pendeta menempelkan tangan yang basah itu. Tapi keduanya memegang erat tangan pendeta di kepala mereka seakan tahu ini peristiwa Bapa di Sorga yang sedang memberkati anak-anak-Nya.

Terlepas dari banyaknya orang yang menentang dan menyalahkan baptisan anak kecil, saya sangat percaya kebenaran di dalam baptisan itu karena memang demikian Allah nyatakan.

Alasannya adalah:

1.  Perintah menginjili itu diberikan kepada setiap orang percaya, termasuk orang tua Kristen.

Tuhan memberikan anak-anak itu lahir di keluarga itu untuk tujuan utama dan pertama, menginjili jiwa-jiwa kecil ini.  Celakalah orang tua yang tidak menghiraukan penginjilan anaknya atau malah melempar tanggung jawab ini ke sekolah minggu di gereja. Ini adalah hak predestinasi pemberian Allah juga anugerah bagi orang tua yang dipercayakan itu.

Yohanes 15:16  Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

2.  Perintah memberitakan Injil dan membaptiskan, ditujukan kepada seluruh bangsa.

Ini berlaku secara kontekstual, baik bangsa ras, bahasa, daerah, jenis kelamin, warna kulit, juga tentunya usia. Semuanya menjadi subyek berita Injil Keselamatan. 

Jika ada yang mengatakan hanya orang dewasa yang bisa dibaptis dengan mengaku percaya karena sudah mengerti, bagaimana dengan orang dewasa dengan keterbelakangan mental?

Tidak ada alasan! Baptisan anak di keluarga Kristen itu TIDAK LAYAK UNTUK DITUNDA-TUNDA sampai dewasa dan mengerti. 

Karena baptisan itu tanda penyerahan atau menyerahkan diri kepada Allah Bapa. Ini termasuk orang tua yang menyerahkan anaknya kepada Tuhan dengan janji memberitakan Injil kepada anaknya itu. 

Baptisan BUKAN keselamatan itu sendiri. Seseorang diselamatkan oleh iman kepada Tuhan Yesus Kristus saja, dan hanya dirinya dan Tuhan yang tahu kapan itu terjadi.

Baptisan itu juga BUKAN ukuran keimanan seseorang, tetapi sekali lagi, sebagai tanda penyerahan kepada Kristus. 

Lagipula berapa milyar manusia dewasa di dunia yang tidak mengerti juga bahwa Tuhan Yesus Kristus telah berkorban untuk menebus dosanya dan walau telah mendengar Injil namun mereka tidak mau bertobat untuk percaya? Dan berapa banyak orang sudah dibaptis dengan berbagai model maupun berulang-ulang tetapi murtad juga?

Matius 28:19-20  Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

3.  Satu-satunya syarat yang diucapkan Yesus Kristus sendiri adalah di dalam nama siapa dibaptiskan bukan sebanyak apa airnya dan bagaimana caranya.

Penulis menyarankan kita membaca Kisah Para Rasul dan mencatat fenomena pembaptisan dan pencurahan maupun kepenuhan Roh Kudus. Anda tidak akan menemukan bagaimana cara mereka dibaptis. Jika cara dan berapa banyak air begitu penting bagi Allah, tentu Dia akan merincinya dalam Alkitab sebagaimana Allah merinci tiap sudut dan bahan baku bait Allah pada zaman Musa.

Alkitab mencatat pada pasal 28 Injil Matius di atas, bahwa baptisan DINYATAKAN SAH jika di dalam nama BAPA dan ANAK dan ROH KUDUS. Ini adalah alamat keabsahan, tentu jika anda dibaptiskan dengan nama lain, anda perlu dan harus dibaptis ulang, jika tidak, untuk apa dibaptis ulang?

Jika anda terlanjur melakukannya tanpa memahami sebelumnya, Allah penuh kasih mengerti dan tetap mengasihi anda sejak mulanya. Ubahlah pandangan dan hati anda untuk memahami kebenaran ini dan tidak turut menghakimi orang lain yang ingin membaptis anak kecilnya ataupun mereka yang dibaptis sejak anak-anak. Tetapkan imanmu bukan pada cara baptisan maupun baptisan itu sendiri, tapi pada pengorbanan Kristus saja.

Penulis pernah "berdiskusi" dengan seorang "rohaniawan" yang berusaha meyakinkan penulis untuk dibaptis ulang. Kasihan orang itu, baginya keselamatan terletak pada satu detail tentang baptisan yang bahkan tidak detail tertulis dalam Alkitab, yaitu cara baptisan tertentu. Di sini imannya mengabur, apakah mempercayai perbuatan Kristus yang di salib atau keselamatan karena perbuatannya menyesuaikan cara dibaptis. Tapi detail baptisan dalam Alkitab ada tertulis yaitu dalam nama siapa.

Di dalam nama Bapa menyatakan bahwa seseorang memiliki status baru, yaitu diangkat menjadi anak oleh Allah sendiri.  Tentu ini hanya mungkin terjadi oleh penebusan Tuhan Yesus Kristus.

Di dalam nama Anak memberikan penjelasan bahwa kematian dan kebangkitan Yesus Kristus yang disebut juga Anak Allah (mewakili Allah) dan Anak Manusia (mewakili manusia), telah melunasi semua hutang dosa-dosa kita pada salib. Dan Dia telah menjadi jembatan kita kepada Allah yang terpisah jurang dosa. Dalam Dia, kita turut masuk dalam penderitaan, kematian dan kebangkitan Yesus. Kitapun akan dibangkitkan pada akhir zaman.

Sedangkan di dalam Roh Kudus menyatakan pembaharuan hidup yang terus berlangsung oleh kuasa dan karya Roh Kudus Allah, Ia berdiam di dalam hati orang percaya. Roh Kudus juga menjadi meterai Allah dalam diri kita sampai akhir zaman.

Yohanes 1:12  Tetapi semua orang yang menerima-Nya (Yesus Kristus) diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Galatia 4:6  Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

4.  Yang punya koq dilarang?

Seringkali kalau kita perhatikan bahwa ajaran yang menyalahkan dan menolak baptisan anak itu keluar dari mulut orang-orang dewasa yang tampaknya rohani dan benar.

Walau sebenarnya kalau ditelaah dari sisi Alkitab, tidak tepat.

Sebenarnya adalah, kita tidak boleh menyalahkan baptisan anak atau menolaknya jika nyata sudah sah dalam nama Bapa, Anak dan Roh kudus. Apalagi menyarankan orang yang "baru percaya" untuk dibaptis ulang.

Baptisan anak itu teramat sah dan memiliki hak penuh, sesuai dengan Amanat Agung Tuhan kita.

Bahkan, jika anda membaca ayat-ayat di bawah ini, adalah perkataan Yesus sendiri tentang kerajaan Sorga, pertobatan dan anak-anak kecil yang datang kepada-Nya (dimana orang-orang dewasa atau para murid itu melarang anak-anak itu).

Matius 18:3  lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Matius 19:14  Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga."

Kita lihat betapa sangat wajar ada orang-orang  yang melarang anak kecil dibaptiskan.

Sama seperti para murid Yesus pada 2 ayat di atas. Terjadi dalam 2 waktu yang berbeda. Pertama pasal 18 Yesus telah menjelaskan betapa pentingnya anak-anak kecil itu, pertobatan harus memiliki sikap sebagai anak kecil yang bergantung penuh pada orang tuanya, yaitu Allah.

Tetapi pada pasal 19 yaitu pada waktu yang berbeda, toh orang-orang dewasa ini juga yang melarang/mengusir anak-anak kecil yang mau bercanda bermain di pangkuan Yesus. Jadi wajar jika zaman sekarangpun banyak orang yang LUPA pentingnya anak-anak kecil ini.

Jadi pertanyaannnya sekarang kepada kita, mengapa kita ragu atau menolak membaptiskan anak-anak kecil kita? Jika sebenarnya merekalah yang lebih layak daripada kita orang dewasa ini?

Mereka yang empunya kerajaan Sorga koq dilarang?

Amin. -md